JejakSports

Jejaksports Membahas Seputar Olaharaga Terupdate

UFC / Boxing

Ilia Topuria Memiliki Kemiripan dengan Muhammad Ali dan Sugar Ray Robinson

Ada pernyataan mengejutkan dari Teddy Atlas, mantan pelatih Mike Tyson yang kini menjadi analisis olahraga tinju ternama. Dirinya mengatakan Ilia Topuria disebut memiliki kemiripan dengan legenda tinju Muhammad Ali dan Sugar Ray Robinson.

Sejak debut di UFC tahun 2020 mencuri perhatian di Cage Warriors dan Brave CT, Topuria telah menghasilkan prestasi luar biasa dalam waktu yang singkat. Bintang UFC yang sedang naik daun ini berhasil mengalahkan nama-nama besar yakni Alexander Volkanovski, Max Holloway dan Charles Oliveira untuk meraih gelar juara UFC di dua divisi yaitu kelas bulu dan ringan.

Topuria tidak puas dan berambisi untuk memenangkan kelas welter dan menghadapi Makhachev

Tetapi, Topuria tampaknya tidak puas dan dirinya berambisi untuk memenangkan gelar di kelas welter dan bahkan kemungkinan besar akan menghadapi rival abadinya Islam Makhachev. Kalau ini terwujud Topuris bisa menjadi petarung pertama dalam sejarah MMA yang meraih gelar juara di tiga kelas berbeda.

Atlas mengatakan Topuria begitu istimewah

Dengan pola pikir ambisius yang menurut Atlas, memiliki kemiripan dengan Muhammad Ali dan Robinson. Atlas menyoroti apa yang membuat Topuria begitu istimewah hingga tetap tidak terkalahkan dalam 17 pertarungan tinju campuran di semua organisasi.

Rahasinya terletak pada kepercayaan diri yang luar biasa yang disebutnya sebagai sesuatu yang sangat langkah. Atlas menambahkan bahwa tingkat kepercayaan diri tersebut membuat mereka sangat sulit dikalahkan.

Petarung yang memiliki kepercayaan diri tinggi yakni Robinson dan Muhammad Ali

Mantan pelatih legendaris Mike Tyson ini hanya mengenal dua petarung yang memiliki kepercayaan diri setinggi itu yakni Sugar Ray Robinson yang dianggap sebagai petarung kelas welter dan menengah terhebat sepanjang masa dan Muhammad Ali raja kelas berat tiga kali di masa kemenangannya.

Dengan artinya sebuah kemampuan, bukan hanya kepercayaan diri tetapi keyakinan bahwa anda tidak terkalahkan. Pola pikir tidak terkalahkan inilah yang menjadi tantangan bagi Makhachev jika mereka benar bertemu di Octagon.

Maka persaingan semakin memanas setelah Makhachev baru ini melepas gelar kelas ringannya untuk pindah ke divisi kelas welter.dengan keputusan ini membuka jalan bagi Topuria untuk naik ke kelas 155 pound dan menantang Oliveira untuk sabuk yang kosong.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *